Perbedaan Kaldu Tulang Sapi dan Kaldu Daging Sapi

Perbedaan Kaldu Tulang Sapi dan Kaldu Daging Sapi

Kaldu adalah salah satu jenis bumbu masakan yang lazim digunakan pada berbagai masakan. Membuat kaldu tidaklah sulit dan Anda dapat menggunakan berbagai macam bahan baku untuk membuatnya. Seperti kaldu ayam, kaldu ikan dan kaldu sapi. Anda dapat membuatnya sendiri di rumah sesuai dengan kebutuhan Anda

Untuk jenis kaldu sapi sendiri dapat Anda menggunakannya dari dua bahan baku yang berbeda, yakni dari tulang dan iga sapi atau dari daging sapi. Bagi ibu-ibu yang awam pada ilmu kuliner, mungkin akan menganggap keduanya sama saja. Namun ternyata menurut pakar kuliner, Marco Conora dari New York, kaldu sapi dari tulang dan iga sapi berbeda dengan kaldu sapi yang berasal dari daging sapi.

Menurut Conora, kaldu yang terbuat dari iga dan tulang sapi lebih memiliki banyak kandungan nutrisi yang baik untuk kesehatan dibanding kaldu yang terbuat dari daging sapi. Sebab kaldu tulang mengandung kolagen yang keluar dari tulang dan iga yang dimasak dalam waktu yang lama. Sedangkan kaldu daging adalah kaldu yang terbuat dari remah-remah daging dan lemak yang dimasak dalam waktu yang lama. Di mana kandungan nutrisinya lebih sedikit daripada tulang.

Selama ini, banyak orang yang menganggap kaldu sapi hanya dibuat dari daging saja. Meskipun sebenarnya tidaklah demikian. Kaldu sapi yang terbuat dari tulang biasanya disebut dengan “bone stock” sedangkan yang terbuat dari daging disebut dengan “broth

Kaldu sapi dapat dibuat dengan berbagai macam teknik dan cara pengolahan. Menurut para ahli kuliner, saat membuat kaldu dari tulang dan iga sapi sebaiknya tulang dan iga sapi dipanggang terlebih dahulu di dalam oven agar mengeluarkan sari-sari tulang yang memiliki cita rasa yang nikmat.

Saat merebus tulang sapi untuk dijadikan kaldu sapi sebaiknya dimasak dalam waktu yang lama sekitar 7-8 jam dengan menggunakan api kecil. Hal ini dilakukan agar tulang yang dimasak lama mengeluarkan zat kolagen yang tersimpan di dalamnya dan rasa hasil kaldunya akan menjadi lebih nikmat.

Sedangkan untuk membuat kaldu dari daging sapi, proses perebusannya hanya berlanbgsung 2-3 jam saja.

Hasil kaldu yang dibuat dari tulang dan iga memiliki cita rasa yang lebih nikmat dan lebih banyak mengandung nutrisi yang baik untuk kesehatan daripada kaldu yang dibuat dari daging sapi. Dalam tulang sapi terdapat kolagen dan sumsum tulang yang memiliki lemak yang dibutuhkan oleh tubuh, terutama bagi anak-anak yang berada dalam usia pertumbuhan.

Menggunakan kaldu sapi buatan sendiri tentu lebih nikmat dan lebih terjaga kualitasnya dibanding menggunakan kaldu sapi yang dijual dalam kemasan. Kebanyakan kaldu sapi bubuk yang dijual di pasaran adalah kaldu bubuk yang mengandung MSG.

Menurut para ahli kesehatan, konsumsi MSG atau monosodium glutamat sebaiknya dibatasi. Jangan melebihi 5 gram setiap harinya. Sebab jika mengkonsumsinya dengan berlebihan, dapat mendatangkan berbagai resiko penyakit. Selain itu, lidah yang terbiasa mengecap MSG akan cenderung “ketagihan”. Sehingga lidah hanya menyukai masakan yang mengandung MSG, dan masakan yang tidak mengandung MSG kurang terasa nikmat di lidah.

Beberapa penelitian juga melaporkan adanya keluhan kesehatan bagi mereka yang sering mengkonsumsi MSG, seperti keluhan sakit kepala, kulit memerah, tegang di leher, mudah keram dan sebagainya.

Membuat kaldu sapi sendiri di rumah adalah salah satu solusi bagi siapapun yang ingin mengubah gaya hidup mereka menjadi pola hidup yang lebih sehat.